Add text or HTML here
|
|
|
 |
|
Tuesday, April 11, 2006
Waktu saya masih amat kecil, ayah sudah memiliki telepon di rumah kami.
Inilah
telepon masa awal, warnanya hitam, di tempelkan di dinding, dan kalau mau
menghubungi operator, kita harus memutar sebuah putaran dan minta
disambungkan
dengan nomor telepon lain. Sang operator akan menghubungkan secara manual.
Dalam waktu singkat, saya menemukan bahwa , kalau putaran di putar,
sebuah suara
yang ramah, manis, akan berkata, "Operator" - Dan si operator ini maha tahu.
Ia tahu semua nomor telepon orang lain.!
Ia tahu nomor telepon restoran, rumah sakit, bahkan nomor telepon toko
kue di
ujung kota.
Pengalaman pertama dengan sang operator terjadi waktu tidak ada seorangpun
dirumah, dan jempol kiri saya terjepit pintu. Saya berputar putar
kesakitan dan
memasukkan jempol ini kedalam mulut tatakala saya ingat ....operator!!
Segera saya putar bidai pemutar dan menanti suaranya.
"Disini operator..."
"Jempol saya kejepit pintu..." kata saya sambil menangis . Kini emosi bisa
meluap, karena ada yang mendengarkan.
"Apakah ibumu ada di rumah ? " tanyanya.
"Tidak ada orang "
"Apakah jempolmu berdarah ?"
"Tidak , cuma warnanya merah, dan sakiiit sekali "
"Bisakah kamu membuka lemari es?" tanyanya.
"Bisa, naik di bangku "
"Ambillah sepotong es dan tempelkan pada jempolmu..."
Sejak saat itu saya selalu menelpon operator kalau perlu sesuatu.
Waktu tidak bisa menjawab pertanyaan ilmu bumi, apa nama ibu kota sebuah
Negara,
tanya tentang matematik. Ia juga menjelaskan bahwa tupai yang saya
tangkap untuk
dijadikan binatang peliharaan , makannya kacang atau buah.
Suatu hari, burung peliharaan saya mati. Saya telpon sang operator dan
melaporkan berita duka cita ini.
Ia mendengarkan semua keluhan, kemudian mengutarakan kata kata hiburan yang
biasa diutarakan orang dewasa untuk anak kecil yang sedang sedih. Tapi rasa
belasungkawa saya terlalu besar. Saya tanya, "Kenapa burung yang pintar
menyanyi
dan menimbulkan sukacita sekarang tergeletak tidak bergerak di kandangnya ?"
Ia berkata pelan, "Karena ia sekarang menyanyi di dunia lain..."
Kata-kata ini -
ngga tau bagaimana - menenangkan saya.
Lain kali saya telpon dia lagi.
"Disini operator "
"Bagaimana mengeja kata kukuruyuk?"
Kejadian ini berlangsung sampai saya berusia 9 tahun. Kami sekeluarga
kemudian
pindah kota lain. Saya sangat kehilangan "Disini operator"
Saya tumbuh jadi remaja, kemudian anak muda, dan kenangan masa kecil
selalu saya
nikmati. Betapa sabarnya wanita ini. Betapa penuh pengertian dan mau
meladeni
anak kecil.
Beberapa tahun kemudian, saat jadi mahasiswa, saya studi trip ke kota asal.
Segera sesudah saya tiba, saya menelpon kantor telepon, dan minta bagian
"operator"
"Disini operator," Suara yang sama. Ramah tamah yang sama.
Saya tany, " Bisa ngga eja kata kukuruyuk "
Hening sebentar. Kemudian ada pertanyaan, "Jempolmu yang kejepit pintu sudah
sembuh kan?"
Saya tertawa. " Itu Anda.... Wah waktu berlalu begitu cepat ya "
Saya terangkan juga betapa saya berterima kasih untuk semua pembica raan
waktu
masih kecil. Saya selalu menikmatinya. Ia berkata serius, " Saya yang
menikmati
pembicaraan dengan mu. Saya selalu menunggu nunggu kau menelpon "
Saya ceritakan bahwa , ia menempati tempat khusus di hati saya. Saya
bertanya
apa lain kali boleh menelponnya lagi. " Tentu, nama saya Saly "
Tiga bulan kemudian saya balik ke kota asal. Telpon operator. Suara yang
sangat
beda dan asing. Saya minta bicara dengan operator yang namanya Saly.
Suara itu bertanya " Apa Anda temannya?"
" Ya teman sangat lama "
" Maaf untuk kabarkan hal ini, Saly beberapa tahun terakhir bekerja
paruh waktu
karena sakit-sakitan. Ia meninggal lima minggu yang lalu..."
Sebelum saya meletakkan telepon, tiba tiba suara itu bertanya, "Maaf, apakah
Anda bernama Paul ?"
"Ya "
"Saly meninggalkan sebuah pesan buat Anda. Dia menulisnya di atas sepotong
kertas, sebentar ya....."
Ia kemudian membacakan pesan Saly, "Bilang pada Paul, bahwa IA SEKARANG
MENYANYI
DI DUNIA LAIN... Paul akan mengerti kata kata ini...."
Saya meletakkan gagang telepon. Saya tahu apa yang Saly maksudkan.
Jangan sekali sekali mengabaikan, bagaimana Anda menyentuh hidup orang lain.
Sumber: Milis Youth House
Posted at 4:02 pm by lynx_lee
Permalink
Wednesday, March 01, 2006
Dia melihatku dan menyukaiku, Dia memanggilku dan membuatku berbeda. Aku mencintaiNya, Aku merindukanNya, Aku melakukan segala sesuatu untukNya bahkan nyawaku sekalipun akan kuberikan kepadaNya Tapi kenapa... Dia membiarkanku, Dia tidak menolongku, Dia tidak mengerti aku, Dia tidak peduli kepadaku. Sampai suatu saat, Disaat aku membisu, disaat aku putus pengharapan, Disaat aku tidak tau harus bagaimana, Disaat aku hanya bisa menangis, Disaat aku tidak ada daya lagi, Kekasihku menghampiriku, Kekasihku memelukku, Kekasihku sedih, Kekasihku menangis, Aku tenggelam dalam pelukan Kekasihku. Oh... Engkau Kekasihku, Aku tidak menyadari, Betapa besar cintaMu kepadaku, Engkau kekasihku, Kekasih hatiku, Kekasih jiwaku. Sesungguhnya aku berkata kepada Kekasihku, Tidak perlu menyelesaikan masalahku, Hanya, aku tahu Kekasihku ada dan aku merasakan pelukan Kekasihku, Itu cukup, Cukup bagiku Karna cinta kekasihku yang aku perlu. Oleh: Lynx. Jakarta, 01 Maret 2006
Posted at 3:54 pm by lynx_lee
Permalink
Wednesday, February 01, 2006
Voc: Shauna
Chanda & Terry MacAlmon
My God and King To You alone I sing You're the face I seek For all eternity You'd be my dream come true Just to be with you How I'd see brand new With eyes for only you My God and king Through the storm I sing Covered by Your wing This song of love I bring You'd be my dream come true Just to be with you How I'd see brand new With eyes for only you You are my dream come true Just to be with you Now I see brand new With eyes for only you * * * * * From Album : Terry MacAlmon - The Sound of Heaven (2004)
Posted at 5:30 pm by lynx_lee
Permalink
Tuesday, January 03, 2006
http://seed1.wevision.com/tt2/board/ttboard.cgi?act=read&db=donghaeng_board2&page=1&idx=7 (pake sounds)
Url ini banyak berbicara kepada diri saya pribadi. Saya jadi mulai
bertanya pada diri sendiri, apa sih yg aku cari didunia ini? kekayaan?
kebahagian? kesuksesan? kehebatan? kalo kita mau jujur pada diri
sendiri tentunya kita mau dapatkan segala sesuatu yang perfect. Punya
keluarga yg bahagia, pasangan yg baik, punya jabatan yg tinggi, gaji
gede, pokoknya segala sesuatu yg baik-baik semua. nggak ada yg mau yg
jelek-jelekkan?
Untuk mencapai cita-cita ideal-nya kita, pasti kita berusaha dengan
sungguh-sungguh. Ulet, rajin, berdoa dan melakukan segala sesuatu yg
baik. Tapi ternyata, banyak gagalnya daripada suksesnya. Baik dari segi
pekerjaan, rumah tangga ato pelayanan atau apapun dalam kehidupan
pribadi kita. kalo dah gitu cerita nya, nggak bisa
dihindari lagi sikap kita pasti mulai down, cape, malu, males, pesimis
dan segala hal-hal negative yg kita pikirkan dan kita lakukan. * * *
Saya mulai melihat ke diri saya sendiri... kenapa saya selalu
memfokuskan diri dengan segala kegagalan, kesedihan dan ketidak
mengertian yg saya alami? kenapa saya begitu self-centre? apa sih
tujuan hidup saya? bukankah udah jelas tujuan hidup saya bukan untuk
pribadi saya lagi. Tapi kadang, saya suka nggak sadar, masih memikirkan
diri sendiri, jika ada hal-hal yang tidak saya harapkan terjadi,
membuat diri sendiri jatuh dalam kesedihan. sebenarnya itu nggak
penting... Jika perkataan Paulus itu ada didalam diri saya yg
mengatakan:"aku hidup,tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup,
melainkan Kristus yang hidup di dalam aku." Terus, apa yg saya
sedihkan? kesedihan yg memikirkan perasaan diri sendiri? * * *
Semalem dikantor aku mulai merenung sambil melihat berulang-ulang
ilustrasi again pada url diatas. Sebenarnya hidup ini tidak se-'keras'
apa yg kita pikirkan, hanya kadang kita sendiri yang membuatnya jadi
'keras'. Tergantung dari sisi mana cara kita memandang tentang
kehidupan. Dan yang paling penting adalah kita pribadi sudah tahu
tujuan kita ada disini, karena itu adalah modal kita untuk terus dapat
melangkah sampai mencapai garis finishNya Tuhan. taken from : http://lynxlee.blogs.friendster.com/my_blog/ * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Terinspirasi dari website:
www.donghaeng.net Judulnya: again
Didedikasikan kepada siapa aja yg lagi sedih: " I love you." Jakarta, 22 November '05 * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Posted at 3:19 pm by lynx_lee
Permalink
Tadi, aku lagi baca Firman untuk
persiapan ngajar anak SM(Sekolah Minggu) besok pagi. Semalem sempet
baca-baca sekilas 'bahan' untuk ngajar besok tapi masih belum dapat
apa-apa. Seperti biasa aku nyediaiin waktu untuk merenung,
bertanya pada Tuhan musti bagaimana untuk melayani anak-anak besok
pagi. Dengan cara yang kreatif dan kocak kah? ato yang serius? Soalnya
anak2 yang aku ngajar besok adalah anak-anak yg dimulai dari kelas 3 -5
SD(Sekolah Dasar). Lagi asyik-asyik baca Firman Tuhan, aku kaget dengan ayat di Kis 19:16, "..dan menggagahi mereka semua dan mengalahkannya, sehingga mereka lari dari rumah orang itu dengan telanjang dan luka-luka." *GUBRAK*
deh, bahasa nya agak kurang cocok buat anak-anak. Padahal, aku
ada rencana untuk menyuruh mereka baca satu persatu . aku mulai
berimajinasi, bagaimana kalo anak-anak tanya arti nya? bagaimana kalo
anak-anak minta menjelaskan kata-kata 'menggagahi' Kakak..Kakak, apa sih artinya menggagahi?" Nah loh... *mateng* deh ...
Aku mulai panik dan tanya Tuhan, "gimana Tuhan?"
Beberapa saat, aku baca-baca lagi..aku merenung lagi, dan akhirnya aku
dapat hikmat untuk menjawab segala pertanyaan anak-anak besok pagi ^_^
*Thank U , Lord..*
Dari kejadian tadi aku belajar, kalo kita karakter nya masih seperti
'anak-anak' , segala sesuatu yg terjadi yang agak-agak 'keras'
pasti Tuhan belum 'siap' untuk menjelaskan kepada kita yg amat sangat
detail. Pasti Tuhan menjawab, sesuai dengan kapasitas kita yang artinya
sesuai dengan 'umur' pengenalan kita dengan Dia.
Seperti 'kasus' tadi, aku sudah punya jawaban buat anak-anak, jika
mereka bertanya ttg 'menggagahi' aku akan berkata pada anak-anak bahwa menggagahi itu artinya menjahati.
Jika mereka bertanya lebih lanjut, aku akan berusaha menjelaskan kepada
mereka dengan porsi yg sangat ringan dan yang pasti fokusnya bukan
'menggagahi' tapi aku alihkan pada maksud dari keseluruhan ayat itu.
Aku yakin, nanti pada waktunya, anak-anak akan mengerti apa arti
sebenarnya ttg 'menggagahi' itu. Demikian juga kehidupan ke-kristen-an
kita, .. kita akan mengerti jika sudah waktunya kita untuk mengerti. * * * * * * Jakarta, 25 November 2005
Posted at 3:13 pm by lynx_lee
Permalink
Friday, November 18, 2005
Pagi-pagi dah setor muka ke salah satu Board of Management dikantor kami. Sekalian ada urusan yg harus diurus, ditengah percakapan kami, beliau berkata:"ada hal yg ingin saya obrolkan ke kamu dan ini serius."
Dalam hati udah deg-deg an, ada apa yah?
Sambil menunggu big boss terima telepon pribadinya, disofa tempat aku menunggu tidak spt biasanya aku jadi pendiem dan duduk dengan rapi. Biasanya semangat dan lincah dan pasti ada aja yg di utak -atik sembari nunggu. Yah, ngeliat buku-buku lah, ambil makanan yg tersedia, ato ngunyah2 permen yg ada. Pokoknya pasti di 'berantakin' deh ^_^
tapi tadi pagi aku tiba-tiba berubah menjadi wanita yg angun, feminim, diem, dan duduk dengan tenang.he he he...
Kemudian saya menghadap beliau, dengan muka serius saya berusaha untuk tetap tinggal tenang dan bertanya "iya Pak? ada apa?"
Beliau mulai berkata-kata : "begini....." bla bla bla bla..
Sembari beliau ngomong, aku jadi terdiem dan terharu. Tau nggak apa yg beliau katakan yg dibilang serius itu? Beliau hanya menasehatkan aku untuk tidak terlalu malem pulangnya dan hati-hati kalo naik taxi dan kalo tidak perlu sekali jgn keluar malem, sediakan makanan untuk persediaan dikost,dll.
* * * *
Memang beliau tidak mempunyai anak perempuan, oleh sebab itu ... kadang beliau menganggap aku sebagai anak perempuannya. sehingga harusnya pekerjaan ayah saya, digantikan oleh beliau.
Setelah keluar dari ruangan beliau, aku mulai berpikir. Dari sekian lama aku bekerja diperusahaan ini banyak hal yang baik yg dinasehatkan beliau kepada aku. Baru tadi pagi aku menyadari bahwa betapa beliau sayang ama aku. kata-kata 'penting' itu tergiang-giang ditelinga aku. Padahal simple banget nasehat nya, siapapun dapat menasehatkan hal yg sama.
Baru kemaren pulang dari kantor, aku merasa sendiri.. aku merasa semua sibuk pada kesibukannya sendiri dan nggak nyadar akan keberadaan ling-ling. Terus, pengen cari suasana baru, pengen pindah kerja, pengen cari lingkungan baru, sehingga aku bisa bebas 'berkreasi' utk sesuatu yg baru.
Aku tau persis, dan aku sadar bahwa aku nggak akan mungkin sendiri. tapi temen-temen, pernah nggak kalian merasa pada satu titik dimana kalian itu merasa sendiri?
itu yang aku rasaiin kemaren...
Setelah semalem banyak ngobrol ama Tuhan dan tadi pagi juga. Akhirnya aku melangkah dengan pasti ke kantor hari ini. Dan berkata hari ini pasti akan berbeda dengan hari kemaren.
Kejadian tadi pagi hanya untuk menyakinkan aku bahwa aku adalah biji mataNya Tuhan dan nggak mungkin aku dibiarin sendiri. Manusia yg biasa saja bisa memperhatikan aku sampai begitu nya, apalagi Tuhan?
Temen-temen, Tuhan tidak hanya membuat aku seorang tapi Dia juga yg membuat kamu. CintaNya kepada kamu juga sama karena kita adalah anak-anakNya.
* * * * * *
Jesus, Hold me into Your heart into Your heart
Lord my soul delights..
And I know You hear my prayer
Take me deeper Lord
(Title: Deeper. By:Hillsong Album:Look To You)
Posted at 12:29 pm by lynx_lee
Permalink
Senin kemaren berkunjung ke salah satu GBI di Care4 Duta Merlin, Kota. Kebetulan ada hamba Tuhan dari semarang Pdt.Petrus Agung menyampaikan sesuatu, karena Senin kemarin aku nggak punya pertemuaan dan kegiatan maka aku memutuskan untuk datang untuk mendengarkan tuntunanNya.Kemudian aku mulai berkata-kata pada Tuhan :
"Tuhan, aku nggak mau menyepelekan waktu yg telah Tuhan kasih oleh sebab itu aku datang ke tempat ini..biarlah aku bertemu dengan Tuhan dan apa yg Tuhan inginkan sampaikan lewat hambaMu ini biar jadi rhema dan aku akan melakukan apa yang Kau minta.Amin."
Pembagiaan FirmanNya Simple tapi tepat banget kena ke hati. Tadi pagi ada Komsel dikantor orang laen yg hanya beda lantai dengan kantorku (jadi diundang utk ber-komsel bersama) setiap hari rabu dari jam 8 pagi - 9 Pagi. Penyampaian FT nya sama ttg hal yang Tuhan taruh dihati saya pada saat saya mendengarkan FT yang disampaikan oleh Pak Petrus Agung.Tadi pagi agak kaget dan 'ngeri' banget, itu tanda nya Tuhan nggak main-main dengan hal itu dan Dia serius banget dengan Firman yg sudah Ia taruh dihati aku senin yang lalu.
Kemudian aku dengan serius juga berkata "Iya, Tuhan.. aku akan lakukan."
sepertinya ada satu kelepasan, kelegaan, sukacita dan damai sejahtera di hati ini yg ngk bisa diungkapkan dengan kata-kata.
* * *
Temen-temen, keseriusan Tuhan terhadap hidup kita itu sungguh nyata. Aku bener-bener bersyukur, sampai hal yg kecil-kecil pun yg ada didalam diri aku ..tetep Tuhan perhatiin dan Tuhan 'perkara kan' sampai detail banget. Jadi tidak ada yg pernah kebetulan. Pasti semuanya sudah diatur ama Tuhan.
So, Betapa berharganya aku dan kamu dimataNya, kalo kita sadari itu.. sungguh hanya bisa berkata:
"makasih Tuhan.." -amin-
<15 Nov '05 >
* * * * *
"..hanya Kau yang menjadi tempat jawaban
hanya Kau tempat ku berharap,
berjalan bersamaMu ku tak kan goyah
s'bab tangan kasihMu, tersedia bagiku
s'lamanya Kau ku cinta.."
(Title song:Hanya Kau. By:Sari Simorangkir. Album: TW- shine LIke Stars)
Posted at 12:28 pm by lynx_lee
Permalink
|
|
|